Indeks Tips

Modul Product Knowledge Piston Kit

Apakah Paket Piston?

Paket Piston merupakan komponen utama pada mesin bakar dalam selain silinder; terdiri dari Piston, Ring Set, Pin, dan Clip yang mendukung proses pembakaran dan kompresi

Komponen Paket Piston

Paket Piston terdiri dari:

  • Piston
  • Ring Set
  • Pin Piston
  • Clip

Spesifikasi Paket Piston

Piston

Piston atau Torak secara umum adalah komponen dari mesin pembakaran dalam yang berfungsi sebagai penekan udara masuk dan penerima hentakan pembakaran pada ruang bakar.
Piston dibuat dari bahan Alluminium dengan campuran beberapa bahan lain seperti Silikon, Tembaga, Besi, Seng, Nikel, dan unsur lainnya dengan persentase tertentu.

Penandaan Piston

Kepala Piston

Pengujian Piston

Pengujian dilakukan untuk mengetahui kualitas dari Piston.
Terdiri dari :

  1. Pemeriksaan Ukuran Luar Piston :
    • Ukuran Piston
    • Kekerasan Piston
    • Berat Piston
  2. Pengujian Lab :
    • Kelurusan Lubang Pin Piston
    • Kerataan Lubang Alur Ring Set
    • Kekasaran Permukaan Body Piston
    • Kekasaran Lubang Pin Piston
    • Struktur dan Komposisi Material Piston
    • Keovalan Body Piston

Ring Set

Terdiri dari:

  • Ring No. 1
  • Ring No. 2
  • Ring Oli ( motor 2 Tak tidak ada), yang tersusun dari :

– 2 buah Rail
– 1 buah Spacer (Ring cacing)

Ring Set terbuat dari bahan baja karbon spesial dengan kekuatan tarik, kekerasan dan kelenturan yang sangat tinggi.
Selain itu juga di lapis dengan bahan “Nitrided Metal” yang di proses dengan “Gas Nitriding” untuk mendapatkan lapisan Ring Set yang tahan terhadap gesekan, goresan, dan karat.

Clip

Di buat dari bahan baja kawat pegas dengan pengerasan bagian luar.
Fungsi dari Clip adalah untuk menahan Pin Piston agar tidak lepas dari Piston.
Clip harus rata dan ke dua ujungnya tidak melengkung.

Tidak ada pengujian khusus untuk Clip.

Bagaimana Cara Pemasangan Ring Set ke Piston yang benar?

Agar Piston lebih mudah dipegang, pasang terlebih dahulu Connecting Rod + Pin Piston + Clip

  1. Pergunakan Tang Ring Set (Piston Ring Pliers) agar Ring Set tidak deformasi
  2. Pasang mulai dari Ring Oli terlebih dahulu kemudian Ring No. 2 dan terakhir Ring No. 1
  3. Perhatikan bahwa Ring No. 2 warna hitam (4 tak) dan marking A harus menghadap ke atas
  4. Atur tiap-tiap Ring mengikuti posisi gambar di atas agar dapat membentuk lapisan pelumas yang cukup dan kompresi yang optimal

Mengapa setelah ganti Piston masih ngebul?

  • Pengertian ngebul adalah masuknya oli ke dalam ruang bakar sehingga ikut terbakar bersama dengan bahan bakar
  • Kemungkinan masih adanya goresan pada dinding silinder sehingga oli dapat merambat ke ruang bakar
  • Hal yang lain adalah tidak sesuainya proses over size (korter) dengan ukuran Piston + Ring Set

Modul Product Knowledge Paket Drive Chain

Apakah Paket Drive Chain ?

Paket Drive Chain/rantai adalah paket yang terdiri dari gir depan, gir belakang, dan rantai yang berfungsi untuk menggerakkan roda belakang.

Komponen Paket Drive Chain

Paket Drive Chain terdiri dari :

  • Sprocket Drive (Fr Sprocket/Gir Depan/Gigi Tarik)
  • Drive Chain (Rantai)
  • Sprocket Driven (Rr Sprocket/Gir Belakang)

Spesifikasi Paket Drive Chain

1. Sprocket Drive (Gear Depan)

Sprocket adalah suatu bentuk roda dengan profil gigi di sisi luarnya yang sesuai untuk mentransfer putaran dengan media rantai.
Sprocket Drive dibuat dari bahan Baja Karbon dengan pengerasan merata pada seluruh bagian.

Ada 2 macam proses pembuatan gigi Sprocket :

  • Fine Blanking, dengan menggunakan cetakan dan mesin press membentuk sekaligus seluruh gigi
  • Hobbing, dengan menggunakan proses permesinan biasa pembentukan gigi secara bertahap

2. Drive Chain (Rantai Roda)

Berfungsi sebagai media penghubung yang meneruskan putaran dari Sprocket Drive (Fr Sprocket) ke Sprocket Driven (Rr Sprocket).
Drive Chain ini disusun oleh beberapa komponen yang dibuat dari lembaran Baja Carbon dan Baja Paduan dengan proses pengerasan pada seluruh komponennya.
Drive Chain dilumasi dengan Grease (gemuk) dengan dicelup sehingga tidak ada bagian yang tidak terlumasi. Grease ini berguna mengurangi keausan akibat gesekan antar komponen.

Komponen penyusun Drive Chain adalah :

  1. Pin Link Plate, sebagai pemegang Pin yang akan menahan beban keseluruhan dari Rantai
  2. Bush Link Plate, sebagai pemegang Bush yang akan menahan beban keseluruhan dari Rantai
  3. Bush, sebagai bearing bagi Pin sehingga terlindung dari beban kejut
  4. Roller, berfungsi untuk memuluskan gerakan rantai pada Sprocket sehingga mengurangi beban kejut
  5. Pin, sebagai penahan beban yang bekerja pada rantai

Komponen penyusun sambungan Drive Chain adalah :

Jenis – Jenis Drive Chain (Rantai Roda)

  • Type 420-
  • Type 428-
  • Type 520-

3. Sprocket Driven (Gear Belakang)

Sprocket Driven atau biasa disebut dengan Gir Belakang sesuai dengan letaknya merupakan penerima putaran dari rantai untuk menggerakkan roda belakang.
Sprocket Driven dibuat dari baja karbon dan dilapis dengan seng (Zn Plating) agar tidak mudah karat.
Sprocket Driven (Gear belakang) ini ada yang menggunakan Rim pada model Honda : GL Pro, Mega Pro, Tiger, dan Blade
Fungsi Rim adalah sebagai pelindung jika rantai putus atau lepas sehingga tidak tersangkut di baut Sprocket.

Dan yang tanpa Rim atau model polos :

Pertanyaan Umum di pasar

  • Bagaimana cara merawat rantai dan Gir agar awet?
    1. Jangan biarkan rantai kering, segera lumasilah agar tidak terjadi keausan pada Bush dan Roller
    2. Bersihkan Rr Sprocket dari debu atau kotoran yang menempel, karena dapat memperpendek umur rantai dan mempercepat keausan Sprocket
  • Apakah Rantai boleh di potong?

Setel Rantai bila sudah mulai kendor. Jika sudah tidak dapat disetel jangan dipotong, segera ganti dengan yang baru.

Modul Product Knowledge Tire

Apa itu Ban ?
Komponen berbentuk lingkaran yang terbuat dari karet, yang terpasang pada roda (rim/velg) kendaraan.

Fungsi Ban

  • Menahan beban kendaraan + penumpang
  • Media transportasi
    Kendaraan dapat bergerak/berpindah karena timbulnya gaya gesek/traksi antarapermukaan ban yang kontak/ bersinggungan dengan permukaan jalan

Thread/telapak ban
Bagian yang bersinggungan langsung dengan jalan, yang terbuat dari kompon karet yang diformulasikan untuk menghasilkan level traksi tertentu serta memiliki ketahanan gesek/aus.
Thread memiliki karakteristik pattern/ kembangan yang ditentukan oleh bentuk geometrical atau jumlah groove (jalur buang air).

Carcass
Bagian yang berperan sebagai kerangka ban, yang tersusun dari lapisan kompon karet dan nylon yang berfungsi untuk menyangga beban.
Ban dengan struktur Carcass yang disusun secara bersilangan terhadap garis tengah telapak (thread) disebut dengan ban bias.
Ban dengan struktur Carcass yang disusun 90° terhadap garis tengah telapak disebut dengan ban radial.

Sidewall
Bagian yang menghubungkan Thread dengan Bead.
Di bagian ini tercantum beberapa informasi penting sebagai berikut :

  • Ukuran ban, termasuk batas beban dan kecepatan maksimum
  • Tekanan angin standar

Bead
Bagian yang tersusun dari kompon karet dan kawat baja yang berfungsi mengikat ban pada velg.

Klasifikasi Ban
Klasifikasi ban berdasarkan karakteristik pattern/ kembangan :

Block

  • Daya cengkram/traksi memadai untuk pemakaian sehari-hari (kecepatan normal)
  • Sangat efektif untuk kondisi jalan basah dengan bentuk dan jumlah groove (alur) yang memadai untuk jalur buang air.

Sport

  • Kembangan berkesan sporty
  • Daya cengkram/traksi yang lebih baik pada kondisi jalan kering
  • Kurang efektif pada kondisi jalan basah karena karakteristik bentuk dan jumlah groove yang terbatas.

Trials

  • Cocok untuk pemakaian di daerah pegunungan atau perkebunan karena memiliki knobby (kembangan menonjol/bergigi) yang di-design untuk kondisi jalan yang berbatu atau berlumpur.

Pengujian Ban
Pengujian dilakukan terhadap ban sesuai dengan ketentuan SNI (Standar Nasional Indonesia), yang meliputi :

  • Dimensi
  • Breaking Energy
  • High Speed (Ketahanan ban pada berbagai kecepatan)
  • Endurance (Ketahanan ban pada berbagai beban)

Ban dinyatakan lulus tes bilamana terbebas dari kerusakan seperti : separation, chunking, open slice yang mencapai cord, broken cord, dan cracking yang mencapai cord.

Pengujian lain yang dibutuhkan, meliputi :

  • Material/formulasi kompon
  • Ozone (Ketahanan terhadap perubahan cuaca)
  • Abrasion Resistance (Ketahanan kikis)
  • Subjective Test (Ride Test)

Petunjuk Penggunaan Ban
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengguna ban sebagai berikut :

  1. Pergunakan ban Anda dengan tidak melebihi batas beban dan batas kecepatan maksimum yang telah ditentukan.
  2. Perhatikan tekanan angin ban Anda apakah sudah sesuai standar atau tidak.
  3. Segera ganti ban Anda dengan yang baru bilamana keausannya sudah mencapai batas maksimum.
  4. Simpan ban Anda pada suhu kamar (25°C), hindari terik matahari langsung, serta ban harus terbebas dari pembebanan (tidak tertindih/ tertekan).

Mengapa Pilih Ban ASPIRA ?
Thread memiliki ketahanan aus yang tinggi sehingga lebih awet

Memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan cuaca tanpa timbul retak

  • ASPIRA = tidak timbul retak => lebih tahan
  • Merk lain = timbul retak halus

Pertanyaan Umum di Pasar

  • Konsumen: Kenapa ban setelah terpakai beberapa lama timbul retak-retak?
  • Aspira: Retak timbul karena pengaruh perubahan cuaca/kelembaban, selama retak hanya dipermukaan luar tidak sampai dalam, ban masih aman dipakai dengan ketentuan tidak melebihi tekanan angin standar dan batas kecepatan beban maksimum
  • Konsumen: Kenapa ban dipakai tiba-tiba benjol?
  • Aspira: Benjol merupakan cacat produksi, timbul karena ada bagian dari lapisan kompon yang tidak menyatu sempurna ketika proses vulkanisasi
  • Konsumen: Kenapa kembangan ban aus tidak merata?
  • Aspira: Aus tidak merata bisa terjadi karena suspensi motor sudah mati sebelah, atau velg baling, atau stem steering/garpu depan motor bengkok karena kecelakaan
  • Konsumen: Bagaimana supaya ban lebih awet?
  • Aspira: Supaya lebih awet, periksa secara rutin tekanan anginnya, perhatikan batas kecepatan dan beban maksimumnya, setel velg secara rutin

Modul Product Knowledge Shock Absorber

PRODUCT KNOWLEDGE
Pengetahuan pasar

Keunggulan Shock Absorber ASPIRA

Pertanyaan umum di pasar

APA ITU SHOCK ABSORBER?

Shock Absorber adalah sebuah alat mekanik yang didesain untuk meredam hentakan yang disebabkan oleh energi kinetik.

FUNGSI SHOCK ABSORBER

  • Meredam ayunan/getaran yang terjadi pada kendaraan
  • Mengendalikan stabilitas dan memudahkan pengendalian kendaraan
    Meningkatkan kenyamanan pengendara dan penumpang

POSISI SHOCK ABSORBER MOTOR

  • OIL CUSHION UNIT (OCU)
  • FRONT FORK

KLASIFIKASI SHOCK ABSORBER
Dari Gaya Redam yang dihasilkan, dibedakan menjadi:

  • Single Action
  • Double Action

Dari Konstruksinya, dibedakan menjadi:

  • Mono Tube
  • Double Tube

Dari Media Pengisi, dibedakan menjadi:

  • Oil Type
  • Gas Type

Single Action

  • Gaya redam hanya terjadi pada langkah memanjang (Rebound Stroke)
  • Gaya redam tidak terjadi pada langkah memendek (Compression Stroke)


Double Action

Gaya redam terjadi pada langkah memanjang (Rebound Stroke) dan langkah memendek (Compression Stroke)

MONO TUBE & DOUBLE TUBE OIL CUSHION UNIT

Mono Tube

  • Hanya terdiri dari satu tabung
  • Posisi tabung berada pada bagian atas

Double Tube

  • Terdiri dari dua tabung
  • Posisi tabung berada pada bagian bawah

Mono Tube

Hanya terdiri dari satu tabung

Double Tube

Terdiri dari dua tabung

Oil Type

  • Tabung dalam (cylinder) berisi penuh dengan oli.
  • Pada saat peredam kejut bekerja, oli akan mengisi sebagian ruang pada tabung luar.

Gas Type

  • Tabung dalam (cylinder) berisi penuh dengan oli dan dimasukkan gas nitrogen bertekanan yang akan mengisi ruang pada tabung luar pada saat bekerja.

Mengapa pilih Shock Absorber ASPIRA ?

  • Genuine look
  • Dengan konstruksi Double Tube & Seamless Pipe (pipa tanpa sambungan) memungkinkan usia pakai yang lebih awet

Kapan Shock Absorber Harus Diganti?

  1. Sudah berapa lama usia shock absorber Anda?
    Bila Anda sudah memakainya 20.000 km sebaiknya dilakukan pengecekan ulang.
  2. Periksalah ban kendaraan Anda. Jika ban kendaraan Anda aus secara tidak merata, itu berarti ada kemungkinan shock absorber sepeda motor Anda sudah tidak berfungsi meredam getaran yang timbul.
  3. Apakah motor Anda sering terasa mentok atau kandas?
    Apabila sepeda motor Anda mentok atau kandas sewaktu melewati jalan rusak, berlubang, rel kereta api, atau rintangan lain, maka shock absorber Anda perlu segera diganti.
  4. Apakah kendaraan Anda sulit dikendalikan?
    Apakah Anda merasakan kemudi sepeda motor Anda terkadang arahnya tidak terkendali, ada kemungkinan shock absober Anda sudah tidak berfungsi dan harus segera diganti.
  5. Periksa shock absorber kendaraan Anda. Apakah Anda menemukan adanya rembesan oli? itu pertanda shock absorber Anda bocor dan harus segera diganti.

Tips Saat Banjir

PENGECEKAN, PENCEGAHAN, DAN SERVIS YANG DILAKUKAN PADA KEADAAN BANJIR

    1. Lakukan pengecekan pada tutup busi. Cek, Apakah ada kebocoran/kurang rapat. Ganti baru bilamana perlu atau bawa cadangan. Kebocoran ini dapat juga diatasi dengan menambahkan seal/isolasi pada tutup busi.
    2. Bersihkan rem secara berkala supaya tetap bersih dan bekerja dengan maksimal. Kalau perlu atau apabila sudah tipis, segera diganti.
    3. Jika permukaan air sudah cukup tinggi, sebaiknya Anda juga menyiapkan ban dalam bekas yang sudah dipotong untuk dipasang/diikat pada knalpot. Hal ini dimaksudkan agar knalpot tidak terendam air dan air tidak masuk ke mesin, serta gas buangan dapat disalurkan keluar melalui ban dalam bekas ini.
    4. Siapkan selalu kain/lap kering untuk mengeringkan busi/tutup busi.
    5. Pada saat mengendarai motor yang terendam banjir, usahakan gas selalu ditarik jangan sampai kendor/melepaskan gas sehingga mesin tidak mati dan di rem sedikit agar laju kendaraan tetap konsisten serta fungsi rem tetap stabil (kanvas rem tetap kering).
    6. Lakukan penyetelan/pelumasan pada rantai secara periodik. Pelumasan rantai dan bearing yang sempat terendam air dapat diulang setelah melewati genangan air/banjir.
    7. Lakukan pengecekan tekanan ban sesuai dengan kondisi.
    8. Gunakan selalu suku cadang yang direkomendasikan oleh PT Astra Otoparts Tbk yaitu ASPIRA dan Federal.

Tips Saat Mudik

TIPS PERSIAPAN MUDIK :

> MOTOR:

      • Periksa kondisi motor (tune-up, rantai, gear, ban, elektrik, dll) minimal 1 minggu sebelum keberangkatan.
      • Ganti Suku Cadang yang rusak/aus, terutama yang berhubungan dengan keselamatan berkendara (gunakan selalu suku cadang ASPIRA yang kualitasnya dijamin ASTRA)
      • Bawalah selalu peralatan standar motor.
      • Pastikan perlengkapan motor dalam kondisi lengkap dan berfungsi (spion, lampu-lampu, surat kendaraan).
      • Cek kembali rem, tekanan angin, lampu, dan kelengkapan kendaraan sebelum berangkat.
      • Lumasi rantai motor.
      • Periksa kondisi velg motor (stel bila perlu).

> LAIN-LAIN:

      • Rencanakan jalur mudik yang akan dilalui dan hindari jalan malam.
      • Membawa barang seperlunya (hindari beban berat).
      • Gunakan tanda pengenal khusus bagi rombongan.
      • Siapkan obat-obatan yang diperlukan.

TIPS SEBELUM / SELAMA PERJALANAN MUDIK :

      • Lakukan senam/pemanasan sebelum melakukan perjalanan.
      • Utamakan keselamatan, hindari kebut-kebutan.
      • Hindari peggunaan telepon genggam saat berkendara.
      • Tidak disarankan berboncengan lebih dari 1 (satu) orang.
      • Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas.
      • Patuhi kecepatan yang disarankan, 60-80 km/jam.
      • Selalu jaga jarak aman & sabar antri pada saat kemacetan.
      • Hindari sejajar dua/tiga saat berkendara agar tidak mengganggu pengendara/pengguna jalan lainnya.
      • Perhitungkan dengan tepat pada saat akan mendahului.
      • Gunakan kecepatan konstan, sesuaikan dengan kondisi jalan.